Marc Casado Dipastikan Tetap Bertahan di Barcelona Januari 2026

Hobi Bola – FC Barcelona kembali menegaskan sikap mereka di tengah ramainya spekulasi bursa transfer Januari 2026. Klub raksasa asal Catalunya tersebut dipastikan tidak memiliki rencana untuk melepas gelandang muda mereka, Marc Casado, meskipun namanya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub yang mencari tambahan kekuatan di lini tengah. Ketegasan ini muncul sebagai respons atas rumor yang menyebut Casado berpotensi hengkang karena minimnya menit bermain reguler sepanjang musim.

Keputusan Barcelona mempertahankan Casado bukan tanpa alasan. Klub menilai sang pemain masih memiliki peran penting dalam proyek jangka menengah dan panjang. Dengan usia yang baru menginjak 22 tahun, Casado dianggap sebagai aset berharga yang mencerminkan filosofi klub dalam mengembangkan pemain muda dari dalam. Manajemen dan tim pelatih sepakat bahwa melepasnya di tengah musim justru akan merugikan stabilitas skuad.

Sikap Tegas Hansi Flick terhadap Rumor Transfer

Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, secara terbuka menyampaikan pandangannya kepada media mengenai masa depan Marc Casado. Flick menegaskan bahwa tidak pernah ada pertimbangan untuk membiarkan sang gelandang pergi pada jendela transfer Januari 2026. Menurutnya, setiap pemain dalam skuad memiliki nilai penting, termasuk Casado yang dinilai sangat profesional dalam menjalani perannya.

Flick juga menepis anggapan bahwa Casado tidak masuk dalam rencananya. Ia menilai sang pemain selalu menunjukkan sikap positif, baik saat dipercaya tampil maupun ketika harus menunggu kesempatan. Bagi Flick, profesionalisme dan kesiapan mental Casado menjadi alasan utama mengapa ia ingin mempertahankan pemain tersebut hingga akhir musim, bahkan lebih lama lagi.

Simak Juga : Barcelona Lepas Ter Stegen dengan Status Peminjaman

Performa dan Kepercayaan di Lapangan

Kepercayaan Flick terhadap Casado tercermin dari kesempatan bermain yang diberikan dalam beberapa laga penting. Salah satu momen yang paling disorot adalah ketika Casado tampil penuh selama 90 menit melawan Real Oviedo pada 25 Januari 2026. Dalam pertandingan tersebut, Casado menunjukkan disiplin taktik, kemampuan membaca permainan, serta ketenangan dalam mengalirkan bola dari lini tengah.

Penampilan tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Casado mampu bersaing di level tertinggi. Flick secara khusus mengapresiasi kerja kerasnya dalam latihan dan konsistensinya saat diberi kepercayaan bermain. Hal ini memperkuat posisi Casado sebagai bagian dari rotasi tim yang siap diandalkan, terutama dalam jadwal padat yang menuntut kedalaman skuad.

Loyalitas Casado terhadap Klub Impian

Di sisi lain, Marc Casado sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terpikir untuk meninggalkan Barcelona. Ia menyebut klub ini sebagai mimpi masa kecil yang kini benar-benar ia jalani. Komitmen tersebut ia sampaikan usai pertandingan melawan Real Oviedo, di mana ia menegaskan tekadnya untuk terus berjuang mendapatkan menit bermain melalui kerja keras, bukan dengan mencari jalan pintas lewat kepindahan ke klub lain.

Casado juga menekankan bahwa setiap kesempatan bermain bersama Barcelona akan ia jaga sepenuh hati. Baginya, mengenakan seragam Blaugrana bukan sekadar profesi, melainkan kebanggaan dan tanggung jawab besar. Sikap loyal ini menjadi faktor penting yang memperkuat keputusan Flick untuk mempertahankannya di tengah berbagai spekulasi transfer.

Konteks Musim dan Ambisi Barcelona

Musim 2025/2026 menjadi periode krusial bagi Barcelona yang tengah berusaha menjaga konsistensi performa di berbagai kompetisi. Keberhasilan meraih Piala Super Spanyol usai kemenangan dramatis atas Real Madrid menjadi bukti bahwa tim membutuhkan kontribusi seluruh pemain, termasuk mereka yang mungkin tidak selalu menjadi starter. Dalam konteks inilah, keberadaan pemain seperti Casado dianggap vital untuk menjaga keseimbangan tim.

Dengan jadwal padat dan tuntutan performa tinggi, Flick menilai mempertahankan kedalaman skuad jauh lebih penting dibandingkan keuntungan jangka pendek dari penjualan pemain muda. Casado diproyeksikan terus berkembang seiring meningkatnya kepercayaan dan pengalaman bertanding. Kombinasi antara ketegasan pelatih dan loyalitas pemain akhirnya menjadi fondasi kuat bagi Barcelona untuk menatap paruh kedua musim dengan optimisme.