Hobi Bola – Jelang laga putaran ketiga Piala FA, manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pembaruan menyeluruh mengenai kondisi timnya. Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Portsmouth di Stadion Fratton Park pada Minggu malam WIB. Pertandingan ini menjadi langkah awal The Gunners dalam upaya mempertahankan reputasi sebagai klub tersukses di ajang Piala FA.
Arteta menegaskan bahwa setiap keputusan terkait komposisi pemain akan diambil dengan pertimbangan matang. Padatnya jadwal dan pentingnya menjaga kebugaran jangka panjang membuat tim pelatih tidak ingin gegabah. Meski menghadapi lawan dari divisi bawah, Arsenal tetap memandang laga ini sebagai ujian serius yang menuntut fokus penuh.
Dalam konteks tersebut, perhatian besar tertuju pada beberapa pemain yang tengah dalam tahap pemulihan cedera. Arteta menilai bahwa Piala FA bukan hanya soal hasil instan, tetapi juga tentang bagaimana klub menjaga keseimbangan antara ambisi trofi dan stabilitas performa sepanjang musim.
Simak Juga : Arne Slot Jadi Taruhan Bumerang kala Liverpool Ditahan Fulham
Peluang Kai Havertz Kembali Merumput
Kabar positif datang dari kondisi Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu menunjukkan progres signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Setelah lama menepi dan hanya sekali masuk daftar pemain saat menghadapi Aston Villa, Havertz kini mulai mendekati momen comeback. Intensitas latihannya terus meningkat dan respons fisiknya dinilai sangat baik oleh tim medis.
Arteta mengungkapkan bahwa Havertz telah mampu mengikuti program latihan dengan beban yang lebih tinggi tanpa kendala berarti. Hal ini membuka peluang bagi sang pemain untuk kembali masuk skuad dalam waktu dekat. Meski demikian, keputusan akhir tetap akan bergantung pada evaluasi harian untuk memastikan tidak ada risiko kambuhan.

Kembalinya Havertz tentu menjadi tambahan penting bagi Arsenal. Fleksibilitasnya dalam bermain sebagai penyerang maupun gelandang serang memberi Arteta lebih banyak opsi taktik. Dalam beberapa skema, Havertz kerap menjadi penghubung antara lini tengah dan depan, sesuatu yang sangat dibutuhkan Arsenal untuk menjaga variasi serangan.
Arteta menekankan bahwa Havertz akan dimainkan ketika benar-benar siap. Fokus utama bukan hanya laga melawan Portsmouth, tetapi juga keberlanjutan performa sang pemain hingga akhir musim. Arsenal ingin memastikan bahwa comeback Havertz menjadi awal kontribusi konsisten, bukan sekadar penampilan sesaat.
Calafiori Masih Harus Menunggu Kesempatan
Berbeda dengan Havertz, Riccardo Calafiori dipastikan belum siap tampil di Fratton Park. Bek muda asal Italia tersebut masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera saat pemanasan jelang laga melawan Brighton. Arteta menilai bahwa waktu pemulihan Calafiori masih belum ideal untuk mengambil risiko.
Tim medis Arsenal memilih pendekatan hati-hati mengingat peran penting Calafiori dalam rencana jangka panjang klub. Arteta secara terbuka menyatakan bahwa pertandingan melawan Portsmouth datang terlalu cepat bagi sang bek untuk kembali ke lapangan.
Absennya Calafiori menegaskan prinsip Arsenal dalam mengelola kebugaran pemain. Arteta tidak ingin memaksakan pemain yang belum pulih sepenuhnya, meski kebutuhan rotasi cukup besar. Filosofi ini sejalan dengan visi klub untuk membangun skuad yang kompetitif dan berkelanjutan.
Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Arsenal masih memiliki alternatif di lini belakang. Arteta percaya bahwa setiap pemain harus siap ketika dipanggil, sementara yang cedera diberi waktu optimal untuk pulih agar dapat kembali dalam kondisi terbaik.
Ambisi Besar Arsenal di Ajang Piala FA
Sebagai klub dengan koleksi gelar Piala FA terbanyak, Arsenal memandang kompetisi ini sebagai bagian penting dari identitas mereka. Arteta menyadari ekspektasi besar publik setiap kali The Gunners berlaga di ajang ini. Laga melawan Portsmouth menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan menuju trofi selalu dimulai dari langkah pertama.

Arsenal terakhir kali bertemu Portsmouth hampir enam tahun lalu, dan kemenangan pada periode tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju gelar ke-14. Kenangan itu menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk kembali melangkah jauh musim ini.
Arteta menegaskan bahwa ambisi meraih trofi tetap menjadi tujuan utama. Menurutnya, tim akan selalu dinilai dari apa yang mereka capai di akhir musim. Oleh karena itu, setiap pertandingan, termasuk di Piala FA, diperlakukan sebagai kesempatan untuk membuktikan kualitas dan mental juara skuad Arsenal.
Bagi Arteta, keberhasilan tidak hanya diukur dari permainan atraktif, tetapi juga dari kemampuan tim memenangkan pertandingan penting. Piala FA menjadi salah satu target nyata yang ingin diraih Arsenal, sejalan dengan sejarah dan tradisi besar klub London Utara tersebut.










