Hobi Bola – Manchester United kembali menjadi sorotan menjelang bursa transfer Januari 2026. Klub raksasa Inggris tersebut disebut tengah memantau dengan serius perkembangan bek muda milik RB Leipzig, El Chadaille Bitshiabu. Langkah ini menunjukkan keseriusan Setan Merah dalam memperkuat lini pertahanan dengan pemain berusia muda yang dinilai memiliki potensi jangka panjang.
Ketertarikan Manchester United pada El Chadaille Bitshiabu
Manchester United dikabarkan mulai meningkatkan perhatian mereka terhadap El Chadaille Bitshiabu yang saat ini bermain untuk RB Leipzig. Bek berusia 20 tahun itu dinilai sesuai dengan kebutuhan klub yang ingin membangun skuad kompetitif berbasis pemain muda dengan prospek masa depan yang cerah.
El Chadaille Bitshiabu merupakan bek tengah berkaki kiri dengan postur ideal dan kemampuan membaca permainan yang matang untuk usianya. Ia dikenal memiliki kekuatan fisik, ketenangan saat menguasai bola, serta keberanian dalam duel satu lawan satu.

Manchester United disebut sedang mengevaluasi opsi peminjaman hingga akhir musim 2025/2026. Dalam skema tersebut, klub ingin menyertakan klausul opsi pembelian permanen pada musim panas berikutnya, sehingga keputusan akhir dapat diambil berdasarkan performa sang pemain di Inggris.
Persaingan Ketat dari Klub-klub Prancis
Ketertarikan terhadap Bitshiabu tidak hanya datang dari Inggris. Sejumlah klub Prancis juga dilaporkan aktif memantau situasi sang pemain dan siap bergerak cepat jika ada peluang.
AS Monaco dan Olympique Lyon disebut sebagai dua klub yang serius mempertimbangkan langkah untuk merekrut Bitshiabu. Keduanya melihat sang pemain sebagai aset strategis yang bisa berkembang lebih jauh di kompetisi Ligue 1.
Faktor kedekatan budaya dan pengalaman Bitshiabu di sepak bola Prancis bisa menjadi pertimbangan tersendiri. Meski demikian, kesempatan bermain di Premier League bersama Manchester United tetap menjadi opsi menarik dari sisi karier dan eksposur global.
Perjalanan Karier dan Performa di RB Leipzig
Sejak bergabung dengan RB Leipzig, Bitshiabu perlahan mulai mendapatkan kepercayaan meski sempat terkendala masalah kebugaran. Musim ini menjadi fase penting baginya untuk membuktikan kualitas di level tertinggi.
Pada musim berjalan, Bitshiabu telah tampil lima kali di semua kompetisi, termasuk tiga pertandingan di Bundesliga. Meski jumlahnya belum terlalu banyak, kontribusinya dinilai solid ketika dipercaya turun ke lapangan.
Ia sempat absen dalam beberapa laga akibat cedera hamstring. Namun, kembalinya Bitshiabu saat RB Leipzig menghadapi Bayer Leverkusen pada akhir 2025 menjadi sinyal positif terkait kondisi fisiknya dan kesiapan untuk bersaing kembali.

Simak Juga : Trent Alexander-Arnold Mulai Disorot di Real Madrid
Latar Belakang dari Paris Saint-Germain
Sebelum merantau ke Jerman, Bitshiabu memulai karier profesionalnya di Paris Saint-Germain. Pengalaman bersama klub elite tersebut membentuk fondasi penting dalam perkembangan permainannya.
Bersama PSG, Bitshiabu mencatatkan 19 penampilan di tim utama. Ia mendapat kesempatan bermain di usia sangat muda, sebuah indikasi bahwa potensinya sudah diakui sejak awal.
Bermain di lingkungan penuh tekanan seperti PSG memberikan pengalaman berharga. Hal ini menjadi modal penting ketika ia harus beradaptasi dengan tuntutan taktik dan fisik di Bundesliga bersama RB Leipzig.
Situasi Internal Manchester United dan Dampaknya
Rencana transfer Manchester United tidak terlepas dari kondisi internal klub yang tengah mengalami perubahan signifikan. Stabilitas manajemen menjadi fokus utama sebelum mengambil keputusan besar di bursa transfer.
Klub dikabarkan menunda beberapa agenda transfer setelah pemecatan Ruben Amorim dari jabatan pelatih kepala. Langkah ini diambil agar manajemen dapat menata ulang arah kebijakan tim secara menyeluruh.
Ke depan, pelatih kepala baru diharapkan bekerja di bawah sistem yang menempatkan direktur olahraga dan CEO sebagai pengambil keputusan utama. Model ini diyakini dapat menjaga konsistensi strategi klub, termasuk dalam menentukan apakah pemain seperti Bitshiabu layak direkrut secara permanen ke Old Trafford.
Dengan dinamika tersebut, masa depan El Chadaille Bitshiabu masih terbuka lebar. Manchester United, bersama klub-klub Eropa lainnya, kini tinggal menunggu momen yang tepat untuk menentukan langkah selanjutnya di bursa transfer musim dingin.










